Selasa, 16 Oktober 2012

Setelah 40 Tahun

Diposting oleh Fuad Mahfud Assidiq

Seorang nenek mendengar percakapan remaja yang lagi pacaran.

Cewek: “kamu cinta sama saya tidak???”
Cowok: “pastilah....”
Cewek: “kita sudah 4 bulan pacaran,apa buktinya???”
Cowok: “ABCDEFG......”
Cewek: “apa tuh???”
Cowok: “A Boy Can Do Everything For Girl....”
Cewek:luar biasa.....aku makin sayang sama kamu..!!!”

(Si nenek merasa iri dan kesal.Maklum,40 tahun menikah si suami tidak pernah seperti itu.Nenek langsung pulang dan bertanya kepada Kakek.)

Nenek: “kamu cinta sama saya tidak???”
Kakek: “pastilah....”
Nenek: “apa buktinya???”
Kakek: “kita sudah bersama 40 tahun..”
Nenek (ngotot): “tidak bisa,saya mau bukti ABCDEFG....”
Kakek: “wow....buat kamu ABCDEFGHIJK...!!”

(Nenek langsung merasa bahagia.Di pikirannya yang pacaran 4 bulan Cuma hanya A sampai G,dan si kakek A sampai K.)

Nenek(senyum-senyum): “apa itu ABCDEFGHIJK...??”
Kakek: “buat kamu itu Amazing,Beautiful,Cute,Dynamic,Elegant,Fantastic,Good,Hightech...”
Nenek: “lalu IJK-nya apa???”
Kakek: “hehehehehe....I’m Just Kidding...”

0 Komentar:

Budayakan memberi komentar setelah membaca

Rabu, 10 Oktober 2012

Makan upil ternyata bagus untuk kesehatan kita

Diposting oleh Fuad Mahfud Assidiq

Dokter spesialis paru-paru asal Austria Prof Dr Friederich Bischinger pernah menyarankan orang untuk makan upil (kotoran hidungnya) sendiri karena diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
Penemuan Prof Bischinger itu sempat menjadi kontroversial. Banyak orang awam dan paramedis yang menolak mentah-mentah teori Prof Bischinger dan mengatakan teori itu tidak masuk akal.

Makan Upil Ternyata Bagus Untuk Kesehatan
Alasannya upil adalah kotoran yang menjijikkan karena lendir kering itu justru menjadi sampah karena berbahaya masuk dalam tubuh. Jika makan upil sama saja dengan makan semua organisme atau bakteri yang harusnya dikeluarkan melalui hidung.

Tapi menurut Prof Bischinger mengupil dengan menggunakan jari-jari sendiri adalah sesuatu yang sehat, menyenangkan dan lebih sesuai dengan tubuh manusia.

“Mengupil dengan menggunakan jari sendiri tentunya bisa menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai jika menggunakan sapu tangan. Selain itu juga bisa menjaga hidung agar tetap bersih,” ujar Prof Bischinger.

Upil itu sendiri terbentuk dari kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung melalui proses pernapasan. Debu dan kotoran yang masuk ke hidung ini akan disaring oleh filter atau bulu-bulu hidung. Kotoran yang tidak tersaring akan ditangkap oleh lendir yang ada dihidung. Lama kelamaan lendir ini akan mengeras dan terbentuklah upil.

“Makan upil kering adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan hal yang wajar untuk dilakukan. Dalam sistem kekebalan, hidung adalah filter yang menyaring banyak bakteri menjadi satu dan ketika campuran ini tiba di usus akan bekerja seperti obat,” kata Prof Bischinger.

“Obat modern selalu berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan metode yang jauh lebih rumit, orang-orang yang mengupil dan memakannya secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh mereka secara cuma-cuma,” imbuhnya.

Mengupil merupakan kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran. Hal ini tentu saja membuat seseorang bisa bernapas lebih baik karena tidak ada yang menghalangi jalur pernapasan.

Prof Bischinger menunjukkan saat masih kecil anak-anak senang untuk mengupil hidungnya sendiri. Tapi saat beranjak dewasa kebiasaan ini mulai terhalang oleh adanya tekanan dari masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah suatu tindakan menjijikkan dan anti-sosial.

Hasil ini memang cukup mencengangkan, karena selama ini orang menganggap kalau upil adalah suatu kotoran yang harus dibuang dan bukan untuk dikonsumsi. Tapi bagi Prof Bischinger, upil juga bisa bertindak sebagai vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Dr. Agus Subagio, Sp THT, dokter spesialis THT yang praktik di RS Puri Indah Jakarta mengaku tidak bisa memberikan komentar apakah penemuan ini terbukti menyehatkan atau tidak. Namun diakui Dr Agus bahwa Prof Bischinger adalah orang yang sangat disegani di dunia medis karena banyak penemuannya yang bermanfaat.

“Banyak teori-teori bedah sinus berasal dari penemuan Prof Bischinger, tapi kalau masalah manfaat upil saya belum paham,” kata Dr Agus.

Tapi pada dasarnya lanjut Dr Agus, tubuh manusia diciptakan sempurna dengan sistem pertahanan yang canggih dan berlapis-lapis. Mulai dari bagian luar hingga bagian dalam terdapat sistem pertahanan tubuh masing-masing.


Jadi ANDA mau makan upil ANDA sendiri???

1 Komentar:

Budayakan memberi komentar setelah membaca

Selasa, 09 Oktober 2012

Nenek Hebat

Diposting oleh Fuad Mahfud Assidiq

Di sekolahnya,Imam termasuk siswa yang suka bolos.Suatu hari,Imam dipanggil ibu gurunya.

Ibu guru: “Imam,kenapa kamu kemarin tidak masuk sekolah..??”

Imam
: “kakek saya meninggal dunia,bu...”

Ibu guru: “setiap tidak masuk sekolah,kamu beralasan kakek kamu meninggal dunia terus..!! Memangnya kamu punya kakek berapa???”

Imam: “banyak bu...!! Dulu nenek saya suka kawin cerai,itu memang hobinya...”


0 Komentar:

Budayakan memberi komentar setelah membaca

Senin, 08 Oktober 2012

Blackberrynya Fir’aun

Diposting oleh Fuad Mahfud Assidiq

Si Ola yang baru berusia 12 tahun ditemani kakeknya pergi jalan jalan kesebuah museum di Mesir.Ola terkagum dengan melihat muni kuno.Di bagian atas salah satu raja mumi paling terkenal tersebut bertuliskan 1227SM.Ola menjadi penasaran terhadap angka itu,si Ola langsung bertanya ke kakeknya.

Ola: “kek,angka 1227SM itu apa artinya..???”

Kakek: “Ola..Ola...betul-betul kamu anak kampungan..itu adalah Pin Blackberry Fir’aun..”


0 Komentar:

Budayakan memberi komentar setelah membaca

Kamis, 04 Oktober 2012

Jam dan Korupsi

Diposting oleh Fuad Mahfud Assidiq

Alkisah di gelarnya pertemuan internasional di Negeri Abal – abal.Banyak delegasi dari berbagai belahan dunia antre untuk registrasi di meja kepanitiaan.Sambil mengantre,delegasi baru pertama kali datang di pertemuan itu takjub melihat di dinding gedung terdapat jam dan lambang – lambang negara di dunia.

Tapi ada yang aneh dari jam tersebut.Setiap negara memiliki kecepatan putaran yang berbeda dengan jam lainnya.Melihat hal unik itu,beberapa anggota delegasi bertanya.

Delegasi Filipina: “panitia,kenapa tuh jamnya beda –beda mutarnya..???”

Panitia: “oh,kecepatan putaran itu berdasarkan tingkat korupsi negara anda,semakin cepat putarannya berarti semakin banyak terjadi korupsi di negara anda...”

Delegasi Filipina: “oohh begitu....memang benar itu,si Estrada korupsinya gila gilaan..tuh jamnya jadi bukti...”

Delegasi Thailand: “wah,ternyata Somchai Wongsawat juga korupsi !!! pantas negara saya miskin...”

Delegasi Singapura: “hahahahha jam negara saya sangat slow tuh...terbukti negara saya bersih dari korupsi...hahahah..”

(Lalu tiba – tiba muncul Delegasi Indonesia yang melihat sekeliling tapi tidak menemukan jam negaranya)

Delegasi Indonesia: “panitia,dimana jam negara saya?? Saya tidak melihatnya...”

Panitia: “maaf,anda dari negara mana..???”

Delegasi Indonesia: “saya dari Indonesia,masa anda tidak mengenal negara kami???”

Panitia: “ohh saya kenal,tapi maaf sebelumnya atas ketidaksopanan kami ini.Coba lihat sana,jam negara anda kami pakai sebagai kipas angin di sini..!!!”


0 Komentar:

Budayakan memberi komentar setelah membaca