Minggu, 04 November 2012

Khayalan Orang Gila

Diposting oleh Unknown

Di sebuah rumah sakit di daerah Papua,ada 2 lelaki bernama Andi dan Eko yang tinggal sekamar.Suatu hari ketika perawat masuk ke kamar mereka lalu si perawat melihat si Andi beraksi seolah-olah sedang naik kereta.

Andi: "tuiiit,ttuuuiiittt....,jesss....jess...jesss..."

Perawat: "sedang apa Pak Andi???"

Andi: "lagi naik kereta api,mau ke maluku..."

Perawat: "ohh,selamat jalan ya,hati-hati jangan sampai nyasar..."


(Lalu ketika si perawat berpaling ke Eko,dilihatnya laki-laki itu sedang memeluk bantal guling dengan mesra)


Perawat: "lagi apa Pak Eko..???"

Eko: "saya sedang pacaran sama anaknya Andi,bu.Mumpung si Andi lagi ke maluku...hehehe..."

Jumat, 02 November 2012

Bahaya Memakai Kacamata 3D

Diposting oleh Unknown

Bahaya Memakai Kacamata 3D Terhadap Kesehatan

Hati-Hati..! Nonton dengan Efek 3D dapat Merusak Penglihatan loh.. Seperti yang kita tahu pada zaman sekarang ini, banyak sekali produser film membuat karya mereka dapat di nikmati secara 3D, dan tidak jarang orang - orang menyukainya. karena disamping kita dapat melihat seperti real/asli kita juga dapat merasakan hal yang terjadi di film itu secara tidak langsung.

Tapi, efek buruk mengenai keberadaan teknologi 3 dimensi (3D) terus dikemukan oleh para ilmuwan. Pasalnya dibalik kecanggihannya, gambar 3D dikabarkan mampu menimbulkan penyakit yang membahayakan.

Para peneliti dari Eidhoven University, Belanda menyimpulkan bahwa televisi 3D bisa mengacaukan fungsi kerja otak sehingga menimbulkan ketegangan pada mata, sakit kepala, dan mual.

Penelitian ini sendiri didasarkan pada survei yang dilakukan oleh 39 orang relawan. Mereka diminta membaca teks di layar TV berformat 3D dengan jarak 10 meter. Tujuh orang di antaranya merasakan mual saat membaca. Demikian juga dari segi penglihatan, terjadi penglihatan ganda dan ketegangan mata.

Dilansir melalui DailyMail, dalam riset yang dilakukan, para relawan ini diminta menonton televisi dengan dua cara. Caranya relawan harus menonton televisi 3D yang disebut aktif, dan televisi non-3D yang disebut pasif.

Penonton aktif harus memakai kacamata khusus yang di dalamnya terdapat baterai kecil. Hasilnya terjadi sinkronisasi tampilan gambar TV yang dikoneksikan melalui nirkabel. Otak penonton pun ditipu. Hasilnya gambar 3D pun sesuai dengan alam pikiran penonton.

Sementara penonton televisi pasif bergantung pada polarisasi khusus filter di TV untuk membagi gambar ke komponen mata kiri dan mata kanan.

Untuk itulah ilmuwan menyarankan agar anak-anak di bawah usia 8 tahun tidak terlalu sering menggunakan kacamata 3D saat menonton televisi. Pasalnya otot mata anak-anak masih dalam tahap perkembangan.

Saat ini begitu banyak film-film hollywood yang beredar di bioskop dengan format 3D, ditambah lagi para pabrikan telivisi atau LCD berlomba-lomba untuk menciptakan LCD dengan teknologi 3D yang canggih, sehingga tontonan dengan format 3D begitu mudah didapatkan. Tentu saja sensasi menonton Film 3D sangat menyenangkan ketimbangan menonton film dengan format biasa, karena efek-efek film yang kita tonton akan semakin terlihat nyata.

Tapi muncul pertanyaan, apakah efek 3D mempunyai pengaruh buruk untuk kesehatan mata. Faktanya menonton TV dalam waktu yang lama saja dapat melemahkan mata dan membuat otot mata menjadi tegang. Bahkan, menurut beberapa peneliti, efek 3D bisa 3 kali lebih buruk.

Penemuan bahwa menonton 3D bisa berdampak buruk bagi mata kita berasal dari kenyataan bahwa teknologi ini menunjukkan inkonsistensi dengan realitas. Biasanya, ketika kita melihat objek tiga dimensi secara dekat, mata kita berkonvergen, dan saat kita melihat obyek yang jauh, mata kita berdivergen. Hal ini terjadi agar gambar dapat diproyeksikan di pusat dari kedua retina mata kita. Bentuk lensa kita juga mengalami akomodasi, sehingga gambar difokuskan pada retina, dan kita dapat melihat objek dengan jelas.

Ketika kita menonton film 3D, mata kiri melihat satu gambar dan mata kanan melihat gambar lainnya. Otak menggunakan efek ini untuk menghasilkan gambar 3D. Para ahli menganggap ini sebagai pengalaman sensorik yang sama sekali baru. Saat melihat gambar 3D, proses konvergensi dan divergen bertentangan dengan faktor akomodasi. Hal ini karena, mata mengakomodasi dengan berfokus pada sumber cahaya(layar bioskop/layar TV) pada satu jarak, tapi pada waktu yang sama, proses konvergen dan divergen pada jarak lain untuk melihat gambar 3D tergantung pada posisinya dalam ruang.

Untuk mengerti hal ini, kita butuh contoh. Ada sebuah Layar 3D yang berjarak 5 meter dari Anda. Sekarang jika gambar 3D tampak lebih dalam pada layar, mata Anda mungkin berkonvergen untuk jarak, katakanlah 6 meter. Dan jika gambar menyimpang dalam ruangan, maka mata Anda mungkin berkonvergen untuk jarak 3 meter. Jadi intinya adalah saat mata Anda terfokus pada layar untuk jarak yang tetap yaitu 5 meter, pada saat yang sama kedua mata anda berbeda konvergen. Masalahnya terletak pada perbedaan dalam jarak antara layar dan gambar, menurut para peneliti.

Masalah ini telah terbukti dengan banyak kasus di mana banyak orang mengalami gejala seperti sakit kepala, mata lelah, mabuk, disorientasi, pandangan kabur dan mual setelah menonton Tayangan 3D. Produsen seperti Nintendo, Samsung dan produsen lainnya, memperingatkan untuk tidak menonton 3D dalam waktu yang lama.

Anak-anak, remaja, wanita hamil, orang yang menderita insomnia, dan mereka mengalami kecanduan alkohol secara ketat dibuat sadar akan efek negatif dari menonton TV 3D. Anak-anak di bawah 6 tidak memenuhi syarat untuk menonton 3D. Jika anak-anak kecil terbiasa melihat 3D, maka kemungkinan akan mengembangkan fungsi mata yang abnormal sebagaimana mata dan otak berkembang seiring bertambahnya usia, Hal ini akan mengakibatkan komplikasi yang serius di kemudian hari.

Kamis, 01 November 2012

Tes Kejiwaan

Diposting oleh Unknown

Di suatu rumah sakit jiwa di daerah Bandung,terdapat 3 pasien yang ingin di tes kejiwaannya oleh dokter.Namanya ketiga pasien itu adalah Imam,Agus,Tamrin.Si dokter memanggil pasein tersebut.Berikut percakapannya:

Dokter(sambil menunjuk hidung) : "imam,apa namanya ini...????"

Imam: "pastilah telinga itu dokter..."

Dokter: "wah...masih belum waras kau itu...."


(Dokter lalu memanggil si Agus..)


Dokter(sambil menunjuk mata) : "agus,ini namanya apa...?"

Agus: "hehehhehe....itu kan mulut..."

Dokter: "wah,kamu lebih gawat...."


(Si dokter memanggil si Tamrin...)


Dokter(sambil menunjuk mulut) : "tamrin,ini namanya apa???"

Tamrin: "mulut lahh ...."

Dokter: "hebat..ternyata kamu betul betul sudah waras..."

Tamrin(sambil menunjuk jidat-nya) : "iya dong..saya berpikir pakai ini.."

Dokter: "apa namanya itu...???"

Tamrin: "waduh payah nih dokter,itu kan PANTAT...."

Selasa, 16 Oktober 2012

Setelah 40 Tahun

Diposting oleh Unknown

Seorang nenek mendengar percakapan remaja yang lagi pacaran.

Cewek: “kamu cinta sama saya tidak???”
Cowok: “pastilah....”
Cewek: “kita sudah 4 bulan pacaran,apa buktinya???”
Cowok: “ABCDEFG......”
Cewek: “apa tuh???”
Cowok: “A Boy Can Do Everything For Girl....”
Cewek:luar biasa.....aku makin sayang sama kamu..!!!”

(Si nenek merasa iri dan kesal.Maklum,40 tahun menikah si suami tidak pernah seperti itu.Nenek langsung pulang dan bertanya kepada Kakek.)

Nenek: “kamu cinta sama saya tidak???”
Kakek: “pastilah....”
Nenek: “apa buktinya???”
Kakek: “kita sudah bersama 40 tahun..”
Nenek (ngotot): “tidak bisa,saya mau bukti ABCDEFG....”
Kakek: “wow....buat kamu ABCDEFGHIJK...!!”

(Nenek langsung merasa bahagia.Di pikirannya yang pacaran 4 bulan Cuma hanya A sampai G,dan si kakek A sampai K.)

Nenek(senyum-senyum): “apa itu ABCDEFGHIJK...??”
Kakek: “buat kamu itu Amazing,Beautiful,Cute,Dynamic,Elegant,Fantastic,Good,Hightech...”
Nenek: “lalu IJK-nya apa???”
Kakek: “hehehehehe....I’m Just Kidding...”

Rabu, 10 Oktober 2012

Makan upil ternyata bagus untuk kesehatan kita

Diposting oleh Unknown

Dokter spesialis paru-paru asal Austria Prof Dr Friederich Bischinger pernah menyarankan orang untuk makan upil (kotoran hidungnya) sendiri karena diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
Penemuan Prof Bischinger itu sempat menjadi kontroversial. Banyak orang awam dan paramedis yang menolak mentah-mentah teori Prof Bischinger dan mengatakan teori itu tidak masuk akal.

Makan Upil Ternyata Bagus Untuk Kesehatan
Alasannya upil adalah kotoran yang menjijikkan karena lendir kering itu justru menjadi sampah karena berbahaya masuk dalam tubuh. Jika makan upil sama saja dengan makan semua organisme atau bakteri yang harusnya dikeluarkan melalui hidung.

Tapi menurut Prof Bischinger mengupil dengan menggunakan jari-jari sendiri adalah sesuatu yang sehat, menyenangkan dan lebih sesuai dengan tubuh manusia.

“Mengupil dengan menggunakan jari sendiri tentunya bisa menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai jika menggunakan sapu tangan. Selain itu juga bisa menjaga hidung agar tetap bersih,” ujar Prof Bischinger.

Upil itu sendiri terbentuk dari kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung melalui proses pernapasan. Debu dan kotoran yang masuk ke hidung ini akan disaring oleh filter atau bulu-bulu hidung. Kotoran yang tidak tersaring akan ditangkap oleh lendir yang ada dihidung. Lama kelamaan lendir ini akan mengeras dan terbentuklah upil.

“Makan upil kering adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan hal yang wajar untuk dilakukan. Dalam sistem kekebalan, hidung adalah filter yang menyaring banyak bakteri menjadi satu dan ketika campuran ini tiba di usus akan bekerja seperti obat,” kata Prof Bischinger.

“Obat modern selalu berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan metode yang jauh lebih rumit, orang-orang yang mengupil dan memakannya secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh mereka secara cuma-cuma,” imbuhnya.

Mengupil merupakan kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran. Hal ini tentu saja membuat seseorang bisa bernapas lebih baik karena tidak ada yang menghalangi jalur pernapasan.

Prof Bischinger menunjukkan saat masih kecil anak-anak senang untuk mengupil hidungnya sendiri. Tapi saat beranjak dewasa kebiasaan ini mulai terhalang oleh adanya tekanan dari masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah suatu tindakan menjijikkan dan anti-sosial.

Hasil ini memang cukup mencengangkan, karena selama ini orang menganggap kalau upil adalah suatu kotoran yang harus dibuang dan bukan untuk dikonsumsi. Tapi bagi Prof Bischinger, upil juga bisa bertindak sebagai vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Dr. Agus Subagio, Sp THT, dokter spesialis THT yang praktik di RS Puri Indah Jakarta mengaku tidak bisa memberikan komentar apakah penemuan ini terbukti menyehatkan atau tidak. Namun diakui Dr Agus bahwa Prof Bischinger adalah orang yang sangat disegani di dunia medis karena banyak penemuannya yang bermanfaat.

“Banyak teori-teori bedah sinus berasal dari penemuan Prof Bischinger, tapi kalau masalah manfaat upil saya belum paham,” kata Dr Agus.

Tapi pada dasarnya lanjut Dr Agus, tubuh manusia diciptakan sempurna dengan sistem pertahanan yang canggih dan berlapis-lapis. Mulai dari bagian luar hingga bagian dalam terdapat sistem pertahanan tubuh masing-masing.


Jadi ANDA mau makan upil ANDA sendiri???

Selasa, 09 Oktober 2012

Nenek Hebat

Diposting oleh Unknown

Di sekolahnya,Imam termasuk siswa yang suka bolos.Suatu hari,Imam dipanggil ibu gurunya.

Ibu guru: “Imam,kenapa kamu kemarin tidak masuk sekolah..??”

Imam
: “kakek saya meninggal dunia,bu...”

Ibu guru: “setiap tidak masuk sekolah,kamu beralasan kakek kamu meninggal dunia terus..!! Memangnya kamu punya kakek berapa???”

Imam: “banyak bu...!! Dulu nenek saya suka kawin cerai,itu memang hobinya...”


Senin, 08 Oktober 2012

Blackberrynya Fir’aun

Diposting oleh Unknown

Si Ola yang baru berusia 12 tahun ditemani kakeknya pergi jalan jalan kesebuah museum di Mesir.Ola terkagum dengan melihat muni kuno.Di bagian atas salah satu raja mumi paling terkenal tersebut bertuliskan 1227SM.Ola menjadi penasaran terhadap angka itu,si Ola langsung bertanya ke kakeknya.

Ola: “kek,angka 1227SM itu apa artinya..???”

Kakek: “Ola..Ola...betul-betul kamu anak kampungan..itu adalah Pin Blackberry Fir’aun..”


Kamis, 04 Oktober 2012

Jam dan Korupsi

Diposting oleh Unknown

Alkisah di gelarnya pertemuan internasional di Negeri Abal – abal.Banyak delegasi dari berbagai belahan dunia antre untuk registrasi di meja kepanitiaan.Sambil mengantre,delegasi baru pertama kali datang di pertemuan itu takjub melihat di dinding gedung terdapat jam dan lambang – lambang negara di dunia.

Tapi ada yang aneh dari jam tersebut.Setiap negara memiliki kecepatan putaran yang berbeda dengan jam lainnya.Melihat hal unik itu,beberapa anggota delegasi bertanya.

Delegasi Filipina: “panitia,kenapa tuh jamnya beda –beda mutarnya..???”

Panitia: “oh,kecepatan putaran itu berdasarkan tingkat korupsi negara anda,semakin cepat putarannya berarti semakin banyak terjadi korupsi di negara anda...”

Delegasi Filipina: “oohh begitu....memang benar itu,si Estrada korupsinya gila gilaan..tuh jamnya jadi bukti...”

Delegasi Thailand: “wah,ternyata Somchai Wongsawat juga korupsi !!! pantas negara saya miskin...”

Delegasi Singapura: “hahahahha jam negara saya sangat slow tuh...terbukti negara saya bersih dari korupsi...hahahah..”

(Lalu tiba – tiba muncul Delegasi Indonesia yang melihat sekeliling tapi tidak menemukan jam negaranya)

Delegasi Indonesia: “panitia,dimana jam negara saya?? Saya tidak melihatnya...”

Panitia: “maaf,anda dari negara mana..???”

Delegasi Indonesia: “saya dari Indonesia,masa anda tidak mengenal negara kami???”

Panitia: “ohh saya kenal,tapi maaf sebelumnya atas ketidaksopanan kami ini.Coba lihat sana,jam negara anda kami pakai sebagai kipas angin di sini..!!!”